Selasa, 02 November 2010

CIRI KHAS PRIBADI CEWEK DALAM BERKOMUNIKASI



CIRI KHAS PRIBADI CEWEK DALAM
BERKOMUNIKASI.
1. Cewek sngat sering menggunakan bahasa
tubuh. Sehingga, bila lawan bicaranya terlihat
sudah tidak fokus, biasanya cewek merasa tidak
nyaman untuk terus melakukan pembicaraan.
2. Ekspresi wajah cewek selalu mengikuti irama
pembicaraan saat itu.
3. Cewek cenderung menggunakan kalimat tak
langsung. Mereka biasanya berusaha
menggunakan pilihan bahasa yang bagus agar
tak menyakiti lawan bicara. Namun, intonasi
suara sesuai dengan situasi yang tengah dihadapi.
4. Saat cewek naksir dengan seorang cowok, dia
cenderung lebih berhati-hati. Langkah umum
yang dipakai pertama kali adalah berusaha
menarik perhatian sewajarnya, lalu ngobrol
begitu ada kesempatan. Untuk masalah ini,
mereka lebih banyak menunggu daripada harus
berkenalan terlebih dahulu. Jika cowok yang
ditaksir cuek, maka dia pun tidak mencari
perhatian dan cenderung membiarkan saja.
5. Kalau cewek patah hati, jangan heran kalau
langkah pertama yang mereka tempuh adalah
menangis. Mungkin ada yang menangis dim-
diam alias hanya menitikkan air mata saja, tetapi
ada juga yang sampai berlebihan seperti
meraung (iwwh,, semoga Qm nggak ghetoo
ya,,?). kebanyakan, mereka menangis ditempat
yang tidak boleh ada gangguan seperti kamar
yang terkunci. Setelah itu, mereka pun mulai
curhat sama sohib terdekat, dan kalau perlu
sambil jalan-jalan.
6. Topic pembicaraan yang sering muncul saat
berkumpul dengan gank_nya adalah ….. apalagi
kalau bukan soal cowok. Setelah itu, gosip terbaru
yang berhubungan erat dengan gaya hidup
mereka seperti artis, makanan, music, film,dll.
7. Jika cewek benci dengan seseorang, maka lebih
banyak diam. Cewek tidak akan menanggapi
teguran atau pembicaraan dari orang yang
dibencinya. Namun demikian, wajahnya cukup
jelas memperlihatkan kalau dirinya sedang
sebel, by alan_santri, sumber sahabat (sarie)

Jumat, 18 Juni 2010

bulan RAJAB

bulan rajab


R-enungan, dan ejawantahan
A-kan tambahan berkah bagi yang
mengemukakan untuk
J-unjungan Nabi Muhammad SAW - shalawat
dan salam
A-mbil kesempatan bila memungkinkan
B-ertebaran kasih sayang dilimpahkan
R-asullullah SAW merasakan pada malam
Miraj
A-ir sungai yang lebih manis dari madu, lebih
sejuk dan lebih wangi
J-awaban Jibril: airs sungai ini untuk orang
yang membaca shalawat di bulan Rajab
A-langkah suka cita bagi yang mengharapkan
dan melakukannya
B-erkah dan selamat semoga bertambah
dicurahkan
R-ela lah berpuasa 3 hari berturut-turut pada
tgl 1, 2, & 3 Rajab
A-llah akan memberikan pahala seperti 900
tahun berpuasa &
menyelamatkan dari bahaya dunia dan siksa
akhirat
J-ika disempatkan satu hari saja dalam bulan
ini dengan Ikhlas
A-llah menebarkan keridhaan yang besar
B-erbahagialah yang berpuasa 2 hari karena
mendapatkan kemuliaan di sisi Allah
R-ajut dengan berpuasa 5 hari, permintaannya
insya-Allah dikabulkanNya
A-salkan mau berpuasa 7 hari, maka
ditutupkan tujuh pintu neraka jahanam
J-ika berpuasa 8 hari akan dibukakan pintu
syurga untuknya
A-pabila berpuasa 15, Allah mengampuni
dosa-dosa yang telah lalu
B-erganti kejahatan tersebut dengan kebaikan
untuk yang berpuasa 15 hari
R-ela dan ikhlas berpuasa pada tanggal 27
Rajab
A-dalah hari Isra Mi'raj
J-alinan pahala terlimpah seperti 5 tahun
berpuasa
A-salkan dilaksanakan dengan ibadah, dengan
niat karena Allah
B-ulan Rajab adalah bulan Allah
Selamat datang bulan RAJAB...
Yaa Allah aku mohon ampunanMu dan dapat
melaksanakan ibadah demiMu
'Bulan Rajab, Bulan Allah'
Rajab, benar-benar bulan Allah. Di bulan ini,
hatimu akan mengajakmu untuk menghamba
dengan sepenuh jiwa kepada Allah. Maka
turutilah suara hatimu. Alangkah bahagia
mereka yang memanfaatkan kesempatan
bulan Rajab untuk mengabdi dan berjalan
menuju nur ilahi…
Keutamaan bulan Rajab telah disinggung oleh
Nabi SAW dan para Imam Suci Ahlul Bait (a.s)
dalam banyak hadis. Diriwayatkan bahwa
setiap kali hilal pertanda datangnya bulan Rajab
terlihat, Nabi SAW mengangkat tangan dan
berdoa ke hadirat Allah. Setelah mengucapkan
pujian kepada Sang Khaliq, beliau bertakbir dan
bertahlil sebanyak 30 kali lalu bersabda, “Bulan
Rajab, bulan istighfar bagi umatku. Mintalah
ampunan ilahi sebanyak mungkin di bulan ini,
sebab Allah Maha Pengampun dan
Penyayang. ”
Di bulan ini, setiap malam hingga terbitnya
fajar, malaikat Ilahi ditugaskan untuk
menyuarakan panggilan; “Alangkah
bahagianya Rajabiyyun. Alangkah bahagianya
yang menyadari keutamaan bulan ini.
Alangkah bahagianya mereka yang meraup
berkah bulan Rajab. ”
Rajabiyyun adalah orang-orang yang
menyibukkan diri dengan penghambaan
kepada ilahi, meniti jalan malakuti, menelusuri
lembah makrifat. Mereka selalu menantikan
terbukanya kesempatan untuk berbakti dan
taat, untuk berdoa dan munajat. Mereka adalah
singa-singa di siang hari dan sufi yang zuhud
di kegelapan malam. Mereka tenggelam dalam
samudera cinta tauhid, meneguk cawan-
cawan cinta ilahi yang memabukkan. Mereka
mencari kedekatan kepada Allah, kemuliaan,
ketinggian dan keutamaan ilahiah.
Setiap kali tiba waktu-waktu mulia seperti
Rajab, Sya ’ban dan Ramadhan, mereka
dahaga untuk meneguk air kecintaan rabbani.
Dengan itu mereka meraih kembali kehidupan
yang baru dengan kesegaran yang baru
menyongsong datangnya jamuan ilahi di
bulan suci Ramadhan dan malam yang penuh
berkah Lailatul Qadr yang lebih utama dari
seribu bulan.
Mereka yang telah melangkah ke dunia syuhud
dan muraqabah pasti tahu akan keutamaan
bulan ini. Mereka akan memanfaatkan secara
maksimal kesempatan meraih derajat tinggi
ruhani lewat bulan Rajab. Mereka menjaga diri
jangan sampai melakukan pekerjaan yang
membuat lupa akan akhirat dan lebih
mementingkan dunia. Jika itu terjadi, maka
kerugianlah yang akan terjadi.
Siapa saja yang ingin membersihkan hati dan
ruhnya, maka ia harus mengerahkan segenap
daya dan kekuatan untuk meraih ridha Allah,
mempersembahkan amal perbuatan yang
paling tulus dan ikhlas, serta menjaga diri
jangan sampai terjerumus ke dalam jurang
kesengsaraan dan dosa. Semua itu bisa
dilakukan dengan memanfaatkan keutamaan
bulan Rajab. Jika seorang hamba berhasil
melakukan hal-hal itu meski sedikit saja, maka
hal itu sudah cukup baginya. Sebab, Allah telah
menyiapkan pahala yang sangat besar untuk
hambaNya yang berbuat dengan ikhlas, jauh
dari syirik, riya ’ dan kemunafikan. Besarnya
pahala itu tak terhitung.
Dari Imam Shadiq (as) diriwayatkan bahwa
beliau berkata, “Suatu hari Rasulullah
Muhammad SAW bersabda, ‘Bulan Rajab
adalah bulan Allah yang penuh kemuliaan dan
keutamaan. Jika seseorang berpuasa pada satu
hari di bulan ini, maka dia telah melakukan
pekerjaan yang disenangi Allah dan
dengannya ia telah memadamkan api
kemarahan Allah serta menutup salah satu
pintu neraka untuk dirinya. Rajab adalah bulan
istighfar bagi umatku. Karena itu, perbanyaklah
meminta ampunan Allah pada bulan ini. Allah
Maha Pengampun dan Penyayang. Bulan
Rajab juga dinamakan Asab, karena Allah
mencurahkan rahmatNya untuk umatku di
bulan ini. Karena itu perbanyaklah
mengatakan, ‘Astaghfirullah wa as’aluhut
taubah’. (Aku meminta ampunan dari Allah
dan memohon taubah dariNya)

Senin, 07 Juni 2010

Kisah Taubat Seorang Wanita tuna susila

Alkisah ada seorang wanita tuna susila yang
cantik sekali dan hanya mau melayani tamu
jika dibayar seratus dinar. Seorang lelaki yang
terpikat dengannya bekerja keras dan
mengumpulkan uang sebanyak seratus dinar.
Kemudian lelaki itu mendatanginya dan
berkata, "Aku sangat tertarik denganmu,
hingga aku rela bekerja keras sampai berhasil
mengumpulkan seratus dinar."
"Masuklah," kata wanita itu
Setelah masuk ke dalam dan mulai untuk
melakukan perbuatan keji, tiba-tiba laki-laki itu
teringat Allah dan merasa sangat ketakutan. Ia
berkata kepada wanita itu, "Biarkan aku keluar
dan ambil saja seratus dinar ini untukmu."
"Apa yang terjadi denganmu? Bukankah
engkau yang mengatakan bahwa ketika
melihatku, engkau sangat tertarik hingga rela
bekerja keras sampai dapat mengumpulkan
seratus dinar, namun setelah mendapatkanku,
engkau tiba-tiba malah menolak!"
"Aku takut kepada Allah dan sangat
mengawatirkan keadaanku ketika kelak di Hari
Kiamat berada di hadapan-Nya. Sekarang aku
membencimu dan engkau adalah wanita yang
paling kubenci," tegas laki-laki itu.
"Jika apa yang kau ucapkan benar, maka
hanya dirimulah yang layak menjadi
suamiku."
Lelaki itu berkata, "Biarkan aku pergi."
"Tidak, kecuali jika engkau menjadikanku
sebagai isterimu."
"Aku tidak mau. Biarkan aku keluar."
"Baiklah, aku pasti akan mendatangimu agar
engkau mempersuntingku," kata wanita itu .
"Bisa saja," jawab laki-laki itu yang kemudian
memakai bajunya dan keluar dari daerah itu.
Wanita tuna susila itu pun meninggalkan
daerahnya dan sangat menyesali perbuatan
yang telah dilakukannya di tempat itu.
Ketika sampai ke kampung lelaki itu, dia
menanyakan nama dan rumahnya. Setelah
diberitahukan, ternyata lelaki itu sudah
meninggal dunia. Akhirnya wanita tersebut
benar-benar bertaubat menyesali
perbuatannya dan hidup menyendiri menjadi
wanita yang taat beribadah.
Dari kisah ini, kita bisa mengambil hikmah
yang sangat berharga. Antara lain:
1) Sebesar apa pun dosa seseorang, dia bisa
mendapatkan hidayah dan bertobat ke jalan
yang benar.
2) Terkadang seseorang berpikir untuk
melakukan dosa. Akan tetapi jika dia masih
ingat kepada Allah, Allah pun akan
mengingatnya dan menolongnya dari
perbuatan keji yang akan dilakukan
3) Selain sadar sebelum melakukan perbuatan
keji, laki-laki itu juga mendapatkan pahala
dengan menjadi sebab taubatnya wanita itu.
Sehingga saat meninggal, Insya Allah, dia
mendapatkan husnul khatimah.
4) Seseorang yang bertaubat dengan
sungguh-sungguh dan menyesali
perbuatannya, akan diampuni dosa-dosanya
dan dilapangkan jalan menuju ketaataan.
Semoga kita semua tergolong At-Taibin
(orang-orang yang bertaubat) dan senantiasa
mendapatkan pertolongan Allah dalam setiap
keadaan.
Amin ya Robbal Alamin.
By alan_santri
dikutip dari : http://
yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/70/
Taubat_Wanita_Tuna_Susila_Renungan_Kisah

Kamis, 20 Mei 2010

APAKAH ADA PACARAN ISLAMY?

APAKAH ADA PACARAN YANG ISLAMY?
Sering ada pertanyaan, bagaimanakah
pecarana yang Islamy ?
Saya selalu menjawab, bahwa saya belum
menemukan dalam referensi Islam
menyangkut terminologi Pacaran, hingga
saya tidak menemukan termi nologi
pacaran yang Islamy.
Pacaran adalah istilah anak muda Indonesia
yang konotasinya bertentangan dengan
Islam.
Kecuali, tentang bagaimana cara
menentukan pilihan untuk memilih calon
pasangan hidup, dalam referensi Islam
terdapat istilah khitbah, yang dalam bahasa
Indonesia diartikan Peminangan
Dalam KHI Pasal 1 hurup a, Peminagan ialah
kegiatan upaya kearah terjadinya hubungan
perjodohan antara seorang pria dengan
seorang wanita
Bagaimana dengan pacaran ?
Hubungan antara laki laki dan perempuan
yang dijalin dalam rangla pemenuhan
hasrat seksualnya dapat dikategorekan
sebagai
a. hubungan batin atau dengan kata lain
disebut hubungan asmara, dan
b. hubungan fisik; bertemu, berpandang-
pandangan, bercengkerama, bersentukan,
pergi bersama, mojok, berduaan,
bercumbu, berzina, hamil, kawin
kecelakaan; itulah yang disebut pacaran.
Itulah realitas yang ada tentang pacaran
Kalau begitu realitas yang ada, mana
mungkin ada pacaran yang Islamy
Upaya untuk menentukan pilihan untuk
dijadikan pasangan hidup, yang disebut
Khitbah , dalam rangka itu, seorang laki-laki
diperbolehkan mengenal calon isterinya
dengan melihat muka dan kedua telapak
tangannya. Bila ia tertarik, ia boleh
meneruskan lamarannya, sebaliknya si
perempuan, bila berkenan ia boleh
menerima lamaran itu.
Islam melarang dua insan berlainan jenis
yang bukan muhrim, tanpa ikatan
pernikahan, untuk berduaan, seperti halnya
pacaran. Sebagaimana sabda Rasulullah
saw.
أل نولخي لجر اب رم آلا اهعمو اوذ مرحم
Menjalin hubungan asmara, dalam batas
menjalin hubungan bathin, untuk menjajaki
kemungkinan bersedia atau tidak untuk
dilamar, dengan cara-cara yang sesuai
dengan batas batas norma Islam, itu boleh
jadi dapat dianggap dari bagian khitbah.
CARA MENJALIN HUBUNGAN
YANG ISLAMY
Cara menjalin asmara yang tidak
melanggar norma Islam,
misalnya;Mengirim utusan yang dipercaya,
tentunya wanita juga.Hubungan surat
menyurat, sms, Berbicara lewat telepon,
Chatting.
Bertamu kepada si gadis dengan dihadiri
muhrimnya, tentu saja penampilan si gadis
juga harus sesuai norma, menutup aurat.
Kalau ternyata tertarik, ada kekurangannya
dapat dipahami,, diteruskan ke jenjang
khitbah.
Kalau tidak tertarik karena ada
kekurangannya, maka tidak boleh
menyebarkan kekurangan itu kepada orang
lain, agar tidak menyakiti perasaannya.
Kenapa yang dibolehkan dilihat hanya muka
dan telapak tangan, Muka mewakili
kecantikannya, Telapak tangan mewakili
kesuburan badannya.
KALAU YANG DILIHAT LEBIH DARI ITU ?
Kalau si laki-laki melihat lihat lebih dari
sekedar itu, tentu karena si laki-laki tidak
menghiraukan batas-batas yang boleh,Juga
karena si perempuan tidak membatasi
dirinya untuk dilihat lihat. Dalam hal ini ada
analisa kesehatan jiwa. Ada orang yang
punya kelainan jiwa yang disebut
eksibisionosme, yaitu orang yang
mendapat kesenangan jiwa dengan cara
memamerkan auratnya.
Bila si laki-laki melihat yang macam-
macam, sudah dapat melihat yang satu, ia
ingin lagi melihat yang lain, seterusnya ia
ingin merasai yang satu, bila dapat yang
satu ia ingin lagi merasai yang lainnya.
Si perempuan, mau memperlihatkan yang
tidak pantas, ia akan jadi sasaran laki laki
untuk dibujuk melakukan yang tidak boleh,
bila sudah terpojok oleh rayuan, satu hal
terlanjur dilalkukan, maka ia akan gampang
terjerumus pada perbuatan yang lebih dari
itu. Rasulullah bersabda,
أل نولخي لجر ةأرماب الا اهعمو
مرحماوذ
Laki laki dengan perempuan tidak boleh
mojog tanpa kehadiran muhrimnya.
Tidak ada pacaran yang Islamy, karena
istilah pacaran selalu berkonotasi dengan
pelanggaran norma Islam.
Yang ada dalam Islam ialah Khitbah, yaitu
proses menuju pernikahan, yang untuk itu,
laki-laki boleh berkenalan dengan wanita
yang hendak dipinang, dengan tetap
memelihara aurat dan dihadiri muhrim.
Kenapa begitu terbatas dan kaku ? Begitulah
cara Islam memelihara keagungan wanita.
Wanita yang agung pasti sepakat dengan
batasan ini.
Kumpilasi Hukum Islam, Pasal 12
menyatakan;
Dilarang Khitbah terhadap perempuan yang
sedang di khitbah orang lain,
Juga dilarang me khitbah perempuan yang
sedang dalam iddah talak raj ‘ie
Dari mana kita mulai ?
Mulai dari diri kita, dan keluarga kita
Mulailah dari kebiasaan memelihara aurat,
selanjtnya kebiasaan yang baik dalam
pergaulan antar lawan jenis.
Jangan berikan peluang kepada syaithan
untuk menjadi pembisik kita agar
melampaui norma agama
انزلااوبرقتألو
Setiap orang pasti pernah melakukan
kesalahan.
Yang terbaik diantara mereka
ialah yang mau bertaubat.
Astagfirullah
sumber arifin62.wordpress.com

by alan santri

APAKAH ADA PACARAN ISLAMY?

APAKAH ADA PACARAN YANG ISLAMY?
Sering ada pertanyaan, bagaimanakah
pecarana yang Islamy ?
Saya selalu menjawab, bahwa saya belum
menemukan dalam referensi Islam
menyangkut terminologi Pacaran, hingga
saya tidak menemukan termi nologi
pacaran yang Islamy.
Pacaran adalah istilah anak muda Indonesia
yang konotasinya bertentangan dengan
Islam.
Kecuali, tentang bagaimana cara
menentukan pilihan untuk memilih calon
pasangan hidup, dalam referensi Islam
terdapat istilah khitbah, yang dalam bahasa
Indonesia diartikan Peminangan
Dalam KHI Pasal 1 hurup a, Peminagan ialah
kegiatan upaya kearah terjadinya hubungan
perjodohan antara seorang pria dengan
seorang wanita
Bagaimana dengan pacaran ?
Hubungan antara laki laki dan perempuan
yang dijalin dalam rangla pemenuhan
hasrat seksualnya dapat dikategorekan
sebagai
a. hubungan batin atau dengan kata lain
disebut hubungan asmara, dan
b. hubungan fisik; bertemu, berpandang-
pandangan, bercengkerama, bersentukan,
pergi bersama, mojok, berduaan,
bercumbu, berzina, hamil, kawin
kecelakaan; itulah yang disebut pacaran.
Itulah realitas yang ada tentang pacaran
Kalau begitu realitas yang ada, mana
mungkin ada pacaran yang Islamy
Upaya untuk menentukan pilihan untuk
dijadikan pasangan hidup, yang disebut
Khitbah , dalam rangka itu, seorang laki-laki
diperbolehkan mengenal calon isterinya
dengan melihat muka dan kedua telapak
tangannya. Bila ia tertarik, ia boleh
meneruskan lamarannya, sebaliknya si
perempuan, bila berkenan ia boleh
menerima lamaran itu.
Islam melarang dua insan berlainan jenis
yang bukan muhrim, tanpa ikatan
pernikahan, untuk berduaan, seperti halnya
pacaran. Sebagaimana sabda Rasulullah
saw.
أل نولخي لجر اب رم آلا اهعمو اوذ مرحم
Menjalin hubungan asmara, dalam batas
menjalin hubungan bathin, untuk menjajaki
kemungkinan bersedia atau tidak untuk
dilamar, dengan cara-cara yang sesuai
dengan batas batas norma Islam, itu boleh
jadi dapat dianggap dari bagian khitbah.
CARA MENJALIN HUBUNGAN
YANG ISLAMY
Cara menjalin asmara yang tidak
melanggar norma Islam,
misalnya;Mengirim utusan yang dipercaya,
tentunya wanita juga.Hubungan surat
menyurat, sms, Berbicara lewat telepon,
Chatting.
Bertamu kepada si gadis dengan dihadiri
muhrimnya, tentu saja penampilan si gadis
juga harus sesuai norma, menutup aurat.
Kalau ternyata tertarik, ada kekurangannya
dapat dipahami,, diteruskan ke jenjang
khitbah.
Kalau tidak tertarik karena ada
kekurangannya, maka tidak boleh
menyebarkan kekurangan itu kepada orang
lain, agar tidak menyakiti perasaannya.
Kenapa yang dibolehkan dilihat hanya muka
dan telapak tangan, Muka mewakili
kecantikannya, Telapak tangan mewakili
kesuburan badannya.
KALAU YANG DILIHAT LEBIH DARI ITU ?
Kalau si laki-laki melihat lihat lebih dari
sekedar itu, tentu karena si laki-laki tidak
menghiraukan batas-batas yang boleh,Juga
karena si perempuan tidak membatasi
dirinya untuk dilihat lihat. Dalam hal ini ada
analisa kesehatan jiwa. Ada orang yang
punya kelainan jiwa yang disebut
eksibisionosme, yaitu orang yang
mendapat kesenangan jiwa dengan cara
memamerkan auratnya.
Bila si laki-laki melihat yang macam-
macam, sudah dapat melihat yang satu, ia
ingin lagi melihat yang lain, seterusnya ia
ingin merasai yang satu, bila dapat yang
satu ia ingin lagi merasai yang lainnya.
Si perempuan, mau memperlihatkan yang
tidak pantas, ia akan jadi sasaran laki laki
untuk dibujuk melakukan yang tidak boleh,
bila sudah terpojok oleh rayuan, satu hal
terlanjur dilalkukan, maka ia akan gampang
terjerumus pada perbuatan yang lebih dari
itu. Rasulullah bersabda,
أل نولخي لجر ةأرماب الا اهعمو
مرحماوذ
Laki laki dengan perempuan tidak boleh
mojog tanpa kehadiran muhrimnya.
Tidak ada pacaran yang Islamy, karena
istilah pacaran selalu berkonotasi dengan
pelanggaran norma Islam.
Yang ada dalam Islam ialah Khitbah, yaitu
proses menuju pernikahan, yang untuk itu,
laki-laki boleh berkenalan dengan wanita
yang hendak dipinang, dengan tetap
memelihara aurat dan dihadiri muhrim.
Kenapa begitu terbatas dan kaku ? Begitulah
cara Islam memelihara keagungan wanita.
Wanita yang agung pasti sepakat dengan
batasan ini.
Kumpilasi Hukum Islam, Pasal 12
menyatakan;
Dilarang Khitbah terhadap perempuan yang
sedang di khitbah orang lain,
Juga dilarang me khitbah perempuan yang
sedang dalam iddah talak raj ‘ie
Dari mana kita mulai ?
Mulai dari diri kita, dan keluarga kita
Mulailah dari kebiasaan memelihara aurat,
selanjtnya kebiasaan yang baik dalam
pergaulan antar lawan jenis.
Jangan berikan peluang kepada syaithan
untuk menjadi pembisik kita agar
melampaui norma agama
انزلااوبرقتألو
Setiap orang pasti pernah melakukan
kesalahan.
Yang terbaik diantara mereka
ialah yang mau bertaubat.
Astagfirullah
sumber arifin62.wordpress.com

by alan santri